Bola

Chelsea Pastikan Gelar Liga Premier di Markas West Brom

Chelsea dipastikan sebagai juara Liga Premier Inggris musim ini usai mengalahkan tuan rumah West Bromwich Albion di Stadion The Hawthorns, Sabtu dini hari kemarin. Tuan rumah West Brom memberikan perlawanan sangat sengit sehingga The Blues hanya bisa menang tipis 1-0, itupun baru bisa terjadi pada menit ke 82.

Adalah gol dari Michi Batshuayi yang berhasil memastikan kemenangan sekaligus gelar juara Chelsea musim ini. Gelar juara yang keenam bagi klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut. Ini merupakan prestasi yang cukup menakjubkan bagi manajer Antonio Conte yang sukses membawa The Blues juara di musim perdananya.

The Blues dinobatkan sebagai juara musim ini sebab selisih perolehan poin mereka atas runner up Tottenham Hotspur yang semakin jauh. Eden Hazard dan kawan-kawan kini mengoleksi 87 poin dengan dua laga tersisa. Sementara runner up kini memiliki 80 poin dengan sisa pertandingan yang sama yaitu dua laga.

Chelsea Kewalahan Hadapi Serangan West Brom

Michy Batshuayi yang mencetak gol penentu kemenangan Chelsea
Michy Batshuayi yang mencetak gol penentu kemenangan Chelsea

Pertandingan berjalan cukup ketat sejak menit awal. West Brom yang berstatus sebagai tuan rumah bermain cukup ngotot demi mencegah Chelsea selebrasi di markas mereka, Stadion The Hawthorns. Bahkan di babak pertama, hampir saja tuan rumah lebih dulu lewat sundulan Salomon Rondon.

Chelsea pun tak mau kalah, dengan dimotori oleh Eden Hazard dan Cesc Fabregas mereka mulai memberikan serangan balasan kepada tuan rumah. Alhasil Pedro Rodriguez hampir saja membuka keunggulan bagi tim tamu jika saja sepakannya tak mampu dibendung kiper Ben Foster.

Hingga babak pertama usai, tidak banyak peluang emas yang tercipta dari kedua tim. Paruh pertama pun berakhir dengan skor kacamata. Memasuki menit ke-54, Victor Moses juga hampir membuat Chelsea unggul jika saja usahanya tersebut tak digagalkan Ben Foster.

Akhirnya delapan menit jelang bubar, Michy Batshuayi berhasil membuat seluruh bench The Blues melonjak. Memaksimalkan umpan silang Cesar Azpilicueta, Batshuayi menyambar bola yang kemudian dengan lancarnya masuk ke gawang West Brom tanpa bisa dihalau sang kiper, Ben Foster.

Ekspresi Kegembiraan Para Pemain dan Manajer Chelsea

Ekspresi kebahagiaan Conte dan Courtouis
Ekspresi kebahagiaan Conte dan CourtouisChel

Gol tunggal dari Batshuayi tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus mengunci gelar juara musim ini bagi Chelsea. Dan seiring dengan kegembiraan mereka merayakannya di markas West Brom, para pemain dan juga manajer Chelsea, Antonio Conte pun mengungkapkan kebahagiaan mereka.

“Terima kasih, ini merupakan pencapaian besar untuk para pemain. Saya berterima kasih atas segala komitmen dan kinerja mereka. Para pemain menunjukkan perilaku yang hebat dan mencoba melakukan sesuatu yang besar musim ini. Kami harus senang dan bahagia dengan kemenangan ini,” ungkap Conte.

“Saya merasa seperti bermain dengan para pemain pada setiap laganya. Saya menunjukkan semangat dan sikap untuk membawa Chelsea meraih yang terbaik. Kami berhasil memenangi gelar Premier League karena terus bekerja sama hingga akhir,” pelatih asal Italia tersebut menambahkan.

Sementara itu, Eden Hazard juga memuji kinerja sang manajer, Antonio Conte dalam menangani tim. Hazard merasa Conte sangat berjasa dalam membangkitkan kembali Chelsea yang musim lalu terpuruk sehingga bisa mengangkat trofi Liga Inggris musim ini.

“Selebrasi yang luar biasa bersama para penggemar. Pertandingan (lawan West Bromwich Albion) berjalan sulit. Namun, kami sangat senang pada akhirnya. Kami berbicara banyak mengenai kesiapan manajer. Antonio Conte sungguh fantastis dan kami bekerja keras selama latihan. Pujian untuk Conte dan para pemain,” ujar Hazard.

 

Bola

Jelang Derby Madrid di Semifinal UCL

Dua raksasa Madrid, Real Madrid dan Atletico Madrid akan menjalani laga semifinal leg kedua Liga Champions pada dini hari nanti. Pertandingan yang akan diadakan di Estadio Vicente Calderon tersebut sekaligus menjadi laga Derby Madrid keempat pada musim 2016-2017 ini. Real Madrid telah memiliki modal kemenangan 3-0 pada laga sebelumnya di Santiago Bernabeu.

Real Madrid diperkirakan akan bermain dengan kepercayaan diri penuh usai mengunci kemenangan mereka pada leg pertama kontra Atletico Madrid. Hanya saja, faktor bermain di hadapan para pendukung bisa menjadi suntikan mental tersendiri bagi Atletico. Namun, sepertinya keunggulan tiga gol Los Galacticos akan sulit untuk disusul Los Rojiblancos meski bermain sebagai tuan rumah.

Atletico Madrid memang harus memutar otak untuk bisa membalikan kekalahan 3-0 mereka di Santiago Bernabeu. Secara logika, menang empat gol tanpa balas dari tim sekelas Real Madrid memang sedikit mustahil. Namun bukan berarti Antoine Griezmann dan kawan-kawan tidak bisa membuat kejutan di hadapan pendukung mereka pada dini hari nanti.

Simeone Tak Akan Ubah Gaya Bermain

Derby Madrid di semifinal Liga Champions malam ini
Derby Madrid di semifinal Liga Champions malam ini

Secara materi pemain, skuad Atletico Madrid memiliki sederet nama dengan kualitas yang tidak berbeda jauh dengan Real Madrid. Akan tetapi entah mengapa pada laga leg pertama kemarin, lini depan Los Rojiblancos yang dipipin Antoine Griezmann seakan tidak berfungsi secara maksimal. Justru Cristiano Ronaldo lah yang sukses tampil gemilang dengan membobol gawang Jan Oblak tiga kali beruntun.

Oleh karena itu, dalam laga dini hari nanti pelatih Diego Simeone berharap anak asuhnya bisa tampil maksimal untuk membalas kekalahan mereka pekan lalu. Simeone mengaku percaya kepada kemampuan dan semangat juang para pemain. Pria asal Argentina tersebut yakin mereka bisa membalikan keadaan di hadapan para pendukung mereka pada dini hari nanti.

“Kami percaya pada kemampuan dan senjata-senjata yang kami miliki. Kami takkan mengubah gaya permainan, dan kami tahu apa yang mampu kami lakukan. Saya percaya penuh pada para pemain. Saya sama sekali tidak ragu kalau mereka takkan menampilkan permainan yang mengecewakan.” ujar Simeone seperti dilansiir oleh media setempat.

Waspada Madrid Terhadap Set Piece Atletico

Atletico peringatkan Madrid soal bola mati
Atletico peringatkan Madrid soal bola mati

Tertinggal tiga gol secara agregat tentu membuat Atletico akan melakukan apapun demi bisa mencetak angka ke gawang Madrid. Los Rojiblancos diperkirakan tidak akan membuang satupun peluang yang mereka dapat. Dan mereka juga akan memaksimalkan segala macam peluang yang mereka dapatkan, bahkan dalam situasi set piece. Hal tersebut dilontarkan oleh gelandang tengah Los Rojiblanncos, Gabi.

“Kami tim yang solid dan kompak. Kami takkan mengubah gaya permainan kami, karena itulah yang sudah menjadi kekuatan kami selama ini. Dalam laga malam hari nanti, tentu kami harus mengambil setiap kesempatan yang ada. Kami akan memaksimalkan setiap peluang yang kami dapatkan dan memaksimalkan set piece.” ujar Gabi saat wawancara dengan media setempat.

Selain berstatus sebagai tuan rumah, ternyata ada hal lain yang membuat laga Derby Madrid ini sedikit emosional bagi Atletico. Adalah berita yang menyebutkan bahwa ini adalah musim terakhir mereka bermarkas di Vicente Calderon. Atletico Madrid memang dikabarkan akan segera memiliki stadion kandang baru untuk musim depan. yaitu Wanda Metropolitano.

Hal ini pun dipertegas oleh Gabi yang berharap laga terakhir Liga Champions mereka di Vicente Calderon akan berakhir manis. “Pertandingan nanti spesial, karena ini bakal menjadi pertandingan Liga Champions terakhir di Calderon. Semoga ini bisa jadi malam yang spesial bagi kami,” lanjut pemain berkebangsaan Spanyol tersebut.

Bola

Jersey Impian Dybala dan Lagu Favorit Morata

Paulo Dybala dan Alvaro Morata, kedua bintang muda sepakbola tersebut memang pernah bermain dalam satu tim, yaitu Juventus. Didatangkan dari Madrid, saat itu Morata merupakan penyerang ujung andalan Si Nyonya Tua. Sementara Dybala merupakan second striker yang digadang-gadang bisa menggantikan sosok Alessandro Del Piero.

Diboyong pulang kembali oleh Real Madrid, Morata dan Dybala kini tidak lagi bermain di bawah bendera klub yang sama. Namun kedua pemain masih menorehkan sejumlah kisah yang mengundang decak kagum. Dari mulai Dybala yang semakin berkilau bersama Il Bianconeri, hingga Morata yang terus menunjukan taringnya bersama El Real.

Kini, kedua pemain memang hanya tinggal menghitung hari untuk memastikan gelar juara masing-masing tim. Namun ternyata ada cerita menarik tentang Dybala dan Morata. Dybala yang sempat dikabarkan akan gabung Barcelona ternyata mengidamkan jersey Barca milik Ronaldinho.

Sementara itu, Alvaro Morata ternyata memiliki kebiasaan unik sebelum dirinya menjalani latihan rutin bersama Real Madrid. Kebiasaan unik Morata tersebut diabadikan sang kekasih di mobil mantan pemain Juventus tersebut dan diunggah lewat media sosial instagram.

Impian Dybala Jersey Barca Ronaldinho

Dybala Impikan Jersey Ronaldinho
Dybala Impikan Jersey Ronaldinho

Ronaldinho kini memang tidak lagi bermain untuk Barcelona. Namun, itu tak menghilangkan minat Paulo Dybala untuk memiliki jersey pemain yang terkenal memiliki senyum menawan tersebut. Dybala mengaku memiliki jersey Ronaldinho semasa bermain untuk Barca adalah salah satu impiannya.

“Salah satu pemain yang saya ingin milii jerseynya adalah Ronaldinho. Dulu Gennaro Gattuso pernah menjanjikan saya untuk meminta Ronaldinho dan memberikan jersey nya untuk saya, karena pada saat itu Gattuso bermain bersama Ronaldinho di AC Milan. Namun, ternyata tidak kesampaian” ujar Dybala.

Dybala mengaku bahwa Ronaldinho merupakan pemain favoritnya sedari kecil. Menurutnya, Ronaldinho merupakan salah satu pemain yang menginspirasi permainan sepakbolanya, “Ronaldinho adalah salah satu pemain favorit saya saat tumbuh dewasa, dan citra yang dia sampaikan kepada saya adalah Anda harus bersenang-senang dan bermain sambil tersenyum,” tambah Dybala.

“Pelatih dan pemain Eropa terkadang tidak melihat sepak bola seperti yang dilakukan orang Amerika Selatan. Kami menikmati permainan, sering tertawa, menari dan sebagainya. Saya selalu berusaha bersenang-senang dan menikmati apa yang saya lakukan di lapangan. Itu hanya pola pikir saya,” tutup pria asal Argentina tersebut.

Lagu Favorit Morata Sebelum Berlatih

Alvaro Morata ternyata memiliki ritual unik sebelum latihan
Alvaro Morata ternyata memiliki ritual unik sebelum latihan

Di lain tempat penyerang Real Madrid, Alvaro Morata, ternyata mempunyai kebiasaan yang cukup unik sebelum menjalani latihan rutinnya bersama Los Blancos. Rutinitas mantan penyerang Juventus tersebut yaitu selalu menyempatkan untuk mendengarkan sebuah lagu sebelum dirinya memasuki area latihan Real Madrid.

Morata selalu berangkat menuju area latihan Real Madrid menggunakan mobil pribadinya, dan di dalam mobilnya tersebut Morata selalu menyempatkan untuk mendengarkan lagu favoritnya. Apa lagu favorit Morata? Ternyata lagu tersebut adalah ‘Highway to Hell’ dari grup musik AC/DC.

Hal ini terungkap setelah kekasih Morata, Alice Campello, mengunggah sebuah video di akun Instagram-nya. Dalam video tersebut, Morata terlihat asik bergoyang mengangguk-angguk menikmati alunan musik rock yang tenar di tahun 80-an tersebut. Terbawa suasana, Morata keluar dari mobilnya sambil tetap berjoget.

Ritual unik ini dipercaya sang penyerang berkebangsaan Spanyol tersebut bisa meningkatkan performanya di lapangan hijau. Terbukti, sampai saat ini Alvaro Morata sukses mencetak lima gol dan dua assist pada lima laga terakhir yang dia mainkan bersama Real Madrid.